Yongki Komaladi – Pendiri Toko Sepatu Terkenal di Indonesia

By Mirza M. Haekal on March 31st, 2019 6:47 PM in Blog



Perusahaan sepatu Yongki Komaladi didirikan pada tahun 1992 silam. Pendirinya bernama Kwok Joen Sian, terlahir dari pasangan orang tua A Ho dan Kwok Pit Tjong.

Tahukah Anda, bahwa Kwok Joen Sian sering dipanggil dengan nama sebutan Yongki karena selalu memakai gelang emas pemberian kakaknya yang bertuliskan “Yongki”.

Pada masa kecilnya, keluarga Yongki dapat terbilang cukup. Keluarganya memiliki usaha bangunan. Yongki juga mengenyam pendidikan hingga ke Singapura. Tapi sayangnya, karena berita duka atas meninggalnya ibunda Yongki, ia kembali ke tanah air walaupun belum genap setahun berkuliah di sana.

Sepulangnya Yongki dari Singapura, ia lalu bekerja sebagai penjaga butik pakaian impor milik orang tua angkat Yongki. Butik tersebut berlokasi di Duta Merlin dan sering didatangi oleh para pejabat serta pelaku di industri bisnis serupa.

Dari penjaga butik di awal-awal, Yongki lalu ditawari pekerjaan menjadi model kaca mata, model busana ternama bahkan hingga menjadi asisten desainer. Di puncak kariernya sebagai model, Yongki berhenti dan banting setir. Ia lalu menjadi Chief Merchandiser untuk salah satu department store terkenal di Indonesia. Nah, dari posisi inilah Yongki mulai belajar mengenai desain produk, khususnya sepatu.

Ketika suatu hari, atasan Yongki mengeluhkan penjualan sepatu yang kurang laris, Yongki menawarkan diri untuk menjadi desainer sepatu di sana. Yongki memang dinilai memiliki bakat tersebut oleh para temannya, maka dari itu, ia didorong oleh teman-temannya untuk membuat desain sepatu pada tahun 1989 silam. Dari sinilah produk sepatu Yongki Komaladi mulai hadir.

Tanpa pelajaran khusus apapun, Yongki tetap nekat untuk memulai usaha sepatunya di tahun 1992. Di tahun yang sama, Yongki juga mencoba untuk membuat desain untuk sepatu pengantin dan mendapatkan respon positif dari para konsumennya.

Sepatu miliknya tersebut diberi merek Yongki Komaladi, sesuai dengan nama yang telah dipatenkannya tersebut. Yongki dari nama dirinya sendiri, Komaladi adalah nama yang diberikan untuk membedakannya dari merek dengan nama serupa.

Selain itu, berbekal koneksi yang didapatkannya ketika ia menjadi model, Yongki bekerja sama dengan beberapa desainer untuk memasarkan sepatunya.

Dengan kolaborasi di panggung fashion show nasional dan internasional, produk Yongki yang dulunya dicibir oleh berbagai pihak, perlahan menjadi semakin dikenal dan diterima. Yongki pun percaya, kalau tanpa promosi, merek sepatunya tidak akan dikenal di masyarakat.

Maka dari itu, tidak hanya kolaborasi dengan desainer, Yongki pun juga bekerja sama dengan stasiun televisi dan mensponsori sepatu untuk acara besar seperti Indonesian Idol di stasiun televisi RCTI, Akademi Fantasi Indosiar di stasiun televisi Indosiar dan Kontes Dangdut Indonesia di stasiun televisi TPI.

Yongki selalu berpesan kepada karyawan-nya untuk mengedepankan kepuasan dan kesenangan pelanggan di atas apapun. Dengan bermodalkan misi tersebut, Yongki mulai merambah ke bisnis tas pria, tas wanita, tas pesta dan aksesori lainnya.

Yongki adalah salah satu pengusaha di Indonesia yang mendukung industri lokal, seluruh jasa hingga bahan yang digunakan adalah dari lokal, lho. Hingga saat ini, Yongki telah bekerja sama dengan lebih dari 80 UKM (Usaha Kecil Menengah) untuk membuat sepatunya tersebut.

Penghargaan nasional dan internasional pun diborong oleh Yongki. Salah satu penghargaan terbatunya adalah penghargaan di International Footwear Design Competition yang diadakan di Tiongkok tahun 2015. Wah, luar biasa sekali, ya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *