UKM Didorong Pemerintah Agar Fokus Memanfaatkan Sumber Daya Unggulan

By Mirza M. Haekal on March 31st, 2019 6:44 PM in Blog



Salah satu faktor pendorong bangsa Indonesia untuk mampu melesat menjadi negara dengan kekuatan ekonomi yang lebih besar adalah apabila bisa memanfaatkan momentum globalisasi ekonomi yang kini diikuti Revolusi Industri 4.0 serta bonus demografi yang akan dirasakan Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.

Namun, Indonesia juga perlu menyadari akan potensi-potensi yang dimiliki, terutama dalam perspektif ekonomi dimana peran UMKM menjadi salah satu faktor penentu majunya perekonomian di Indonesia.

Victoria Simanungkalit, Deputi Produksi dan Pemasaran Kementrian Koperasi dan UKM, menyatakan bahwa, saat ini Indonesia perlu fokus pada apa yang akan diangkat untuk mendongkrak ekspor langsung yang dilakukan oleh UKM. Hal ini berkaca pada negara lain yang mampu melakukan pengembangan usaha untuk fokus pada satu produk.

“UKM di Indonesia perlu didorong untuk menghasilkan produk yang unik serta spesifik yang kualitasnya berbeda dari yang lain dan bisa menyasar pasar terntentu, khususnya di tingkat Internasional,” kata Victoria saat membuka acara Training of Mentors ASEAN Mentorship for Entrepreneurs Network (AMEN), Ranbu (27/3/2019).

Untuk mendorong UKM agar fokus pada pemanfaatan sumber daya unggulan lokal, dinilai perlu adanya pendamping-pendamping yang handal untuk membantu mendorong nilai tambah produk dan bisa mengedukasi bagaimana UKM bisa masuk pasar global.

“Sehingga produk yang diekspor itu sudah punya nilai tambah dan tak hanya berupa komoditas/bahan baku saja,” kata Victoria.

Kegiatan Training of Mentors (TOM) dalam rangka peningkatan ekspor dan internasionalisasi UKM ini merupakan rangkaian kegiatan pelatihan mentor ke-4 yang dilaksanakan di Bandung, tanggal 27-28 Maret, setelah sebelumnya juga sudah dilakukan di Surabaya, Surakarta dan Makassar.

Menurut Victoria, permasalahan UKM ini umumnya tak punya kemampuan market intelligence ke pasar yang dituju, tak punya pengetahuan spesifikasi produk yang dibutuhkan pasar seperti apa, juga pengetahuan peraturan untuk masuk pasar dan yang tak kalah penting adalah tentang pengetahuan pesaing bisnis.

“Untuk itu, kegiatan ini merupakan wujud bahwa pemerintah tak hanya membina UKM dengan hal-hal yang sifatnya teori saja, karena sudah seharusnya ditambah pengetahuan lainnya, tinggal disini bagaimana membangun moral dan mental UKMnya,” tandas Victoria.

Pada pelatihan ini berisikan konten meliputi strategi UMKM Go Global melalui 3M AMEN, menggali peran Bea Cukai dalam mendukung ekspor UMKM, menggali peluang pasar global UMKM, tata cara mencari potensial buyer, hingga penyusunan rencana kerja, implementasi, pelaporan mentorship, dan mentoring Melalui Platform Layanan UKM Naik Kelas (LUNAS).

 

Di sisi lain, melalui kegiatan ini diharapkan mampu mendorong jiwa sociopreneur para pendamping UMKM untuk mengabdikan diri tanpa pamrih, namun dapat menggali potensi bisnis bersama-sama dengan pelaku UKM. Dari kegiatan ini pula diharapkan dapat mendorong UMKM untuk beradaptasi dengan industri 4.0 agar dapat bersaing di pasar global.

“Karena eranya era efisiensi, era kolaborasi, dan kualitas yang mana pemerintah harus menjalin kolaborasi yg efektif dengan berbagai stakeholder,” ujar Victoria.

Untuk itu, Victoria Simanungkalit, perlu forum sharing dan komunikasi untuk menjadi partner pemerintah dalam memberikan input berupa informasi agar kebijakan dan program yang digagas kedepan sesuai dengan apa yang dibutuhkan UMKM di lapangan.

Lebih lanjut, ia mengatakan outcome dari AMEN ini ditargetkan dengan adanya peningkatan UKM yang melakukan ekpor langsung dengan memanfaatkan fasilitasi pendampingan, pemanfaatan FTA Center hingga informasi Bea Cukai. Dampak jangka panjang, UKM ditargetkan mampu berkontribusi pada pada Global Value Chain.

“Dengan keterlibatan dari para konsultan dari PLUT dukungan Internasional Council for Small Business (ICSB) Indonesia, Bea Cukai, serta FTA Center Bandung diharapkan adanya keberlanjutan sinergitas yang aktif demi mewujudkan UMKM Go-Global,” tutup Victoria Simanungkalit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *