Kemenkop Tingkatkan Pengembangan dan Pemasaran UMKM Bersama Go-Jek

Kemenkop Tingkatkan Pengembangan dan Pemasaran UMKM Bersama Go-Jek

img

Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop-UKM) bekerja sama dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa selaku pengelola Go-Jek akan memberikan pelatihan bertema wirausaha.

Kerjasama ini dilakukan dalam usaha untuk meningkatkan pengembangan usaha dan pemasaran para pelaku UMKM yang ada di seluruh Indonesia.

Pelatihan yang mengambil tema ‘Pelatihan Digital Marketing Go-Nusantara’ ini dibuka oleh Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan SDM Perkoperasian, Talkah Badrus di Gedung Smesco Indonesia.

Selain Talkah Badrus, acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Bidang P2 Humas Kanwil DJP Jakarta Selatan II, Rizaldi dan Senior Manager Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik Go-Jek, Presthysa Nagitha.

“Kerja sama ini dilakukan karena kami rasakan pembinaan terhadap UMKM dalam kaitannya dengan pengembangan usaha, khususnya di bidang pemasaran, saat ini sangat diperlukan, terutama berkaitan dengan perkembangan informasi teknologi,” ujar Talkah dalam pidato sambutannya.

Menurut dia, para pelaku usaha, mau tidak mau harus mulai mengikuti perkembangan teknologi.

Kerja sama seperti ini, katanya, sangat diperlukan karena sebagian besar pelaku UMKM belum memiliki kemampuan atau pengetahuan di bidang teknologi, sehingga pengembangan usahanya dapat dikategorikan sulit berkembang atau jauh tertinggal dengan UMKM yang lebih dulu mengikuti perkembangan teknologi.

“Kemenkop-UKM melakukan kerja sama dengan Go-Jek ini, tidak lain bertujuan untuk mendorong para pelaku UMKM melek terhadap teknologi. Maka, tindak lanjut dari MoU sebelumnya, kita melakukan pelatihan-pelatihan, termasuk usaha menggunakan teknologi, dengan program ‘Go Nusantara’, yakni Gerakan Online Nusantara,” katanya menambahkan.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan data Kemenkop-UKM, pada 2018, 99% industri Indonesia ditopang oleh UMKM. Dengan total 62 juta unit yang tersebar di berbagai wilayah di nusantara, UMKM menjadi solusi dalam menciptakan banyak lapangan kerja, di mana UMKM merupakan basis terbesar di Tanah Air dalam upaya meningkatkan perekonomian nasional.

Kolaborasi antara Kemenkop-UKM dan Go-Jek ini diharapkan menjadi solusi dari tantangan-tantangan para pelaku UMKM melalui pelatihan dan edukasi bagi para pelaku UMKM agar mereka dapat mengakses pasar yang lebih luas melalui teknologi.

“Program ini diharapkan dapat menciptakan dampak sosial yang positif dalam skala besar bagi masyarakat Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Presthysa Nagitha mengatakan, UMKM berpotensi untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

“Namun, terdapat tantangan yang dihadapi oleh UMKM mulai dari keterbatasan pada akses pasar yang lebih luas, akses ke teknologi, serta akses pada peningkatan skill,” kata Presthysa.

Karena itu, dia menyatakan, Go-Jek sebagai perusahaan teknologi di Indonesia berkomitmen untuk membantu para pengusaha UMKM dalam meningkatkan skala bisnis dan memperluas pasarnya.

“Komitmen ini ditunjukkan melalui program Go-Jek Wirausaha #GerakanOnlineNusantara (Go-Nusantara), sebuah program pelatihan berbisnis yang diberikan Go-Jek kepada pelaku industri UMKM dalam bentuk kelas tatap muka,” ujarnya menambahkan.

Program ini, kata Presthysa, bertujuan untuk memberikan dasar-dasar pengetahuan membangun bisnis agar para pelaku UMKM di seluruh Indonesia bisa naik kelas dengan masuk ke dunia digital.

Presthysa mengatakan, tujuan dilakukannya kegiatan Go-Nusantara ini, antara lain peserta dapat mengetahui bagaimana cara mengembangkan bisnis mereka melalui platform digital yang sudah tersedia.

“Peserta juga dapat memiliki akses pasar yang lebih luas dalam memasarkan produk usahanya,” ujar Presthysa lebih lanjut.