Ingin Kerja Sama dengan Influencer? Inilah Tipsnya Biar Bisnis Lancar

By Mirza M. Haekal on March 16th, 2019 6:20 AM in Blog



Daripada menggunakan model yang biayanya mahal, pemilik merek atau produk sekarang mulai beralih menggunakan jasa influencer untuk berpromosi. Nah, sebagai seorang pebisnis, tentu saja Anda harus cermat dalam memilih influencer agar bisa mengangkat angka penjualan. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum bekerja sama dengan influencer. Check this out!

  1. Lihat Popularitas

Tergantung bidang yang ditonjolkan, maka setiap influencer tentu mempunyai popularitas yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Selain dari jumlah pengikut, Anda harus memilih salah satu influencer yang memang sesuai dengan jenis bisnis yang Anda jalani.

Hal ini penting karena para pengikut dari influence tersebut tentunya adalah orang-orang yang memperhatikan atau memang punya hobi akan hal-hal yang menjadi suatu ciri khas dari influencer tersebut. Jika bisnis Anda fashion, maka pilih influencer di bidang fashion. Begitu juga apabila bisnis Anda di bidang kuliner pilih influencer di bidang kuliner dan seterusnya.

  1. Konten dan Feed yang Dibagikan

Para influencer yang sudah ahli biasanya sangat memperhatikan kualitas feed dan konten yang dibagikan para pengikutnya di medsos. Feed dan konten ini dipercaya bisa menambah jumlah followers dengan cepat tanpa harus membeli followers palsu.

Dua hal inilah yang bisa menentukan kualitas foto dari produk yang Anda punya, sehingga produk tersebut terlihat lebih bagus dan mewah di mata followers yang akan berakibat memberi nilai tambah untuk menarik para calon konsumen.

  1. Keramahan Influencer

Perlu diperhatikan bahwa tak semua influencer itu ramah. Tak sedikit juga yang banyak maunya, seperti ingin produk yang bagus, ingin dibayar mahal dan lain sebagainya. Influencer dengan sifat seperti ini tentu tak enak jika diajak untuk bekerja sama.

Jika sudah menemukan influencer yang begitu, sebaiknya cari influencer lain yang lebih ramah, enak diajak ngobrol dan bertukar pikrian serta mau dibimbing terkait promosi produk Anda.

  1. Fee yang Diminta

Influencer dengan popularitas tinggi tentu akan meminta bayaran besar dibandingkan dengan influencer pemula. Tak usah ragu untuk bertanya mengenai informasi tentang fee atau tarif yang diminta.

Setelah itu, sesuaikan fee yang dibayar dengan outcome yang Anda dapat. Perkenakan diri dan tujuan Anda memilih influencer tersebut. Gunakanlah kalimat yang sopan karena di sini, posisi Anda dalah pihak yang “meminta bantuan.”

  1. Kemampuan Mengulas

Produk yang bagus, ditambah kemasan yang menarik saja tak cukup ampuh untuk menarik minat para konsumen. Maka dari itu, influencer perlu mengemas ulasan (review) menggunakan susunan kata yang menarik agar konsumen terhipnotis dan memutuskan untuk membeli produk tersebut.

Ulasan tersebut harus ditulis menggunakan kata-kata dan gaya bahasa yang khas dari influencer yang Anda pilih agar terhindar dari kesan yang dibuat-buat. Lebih baik lagi jika Anda meminta ulasan tersebut dalam bentuk video agar meningkatkan antusiasme konsumen terhadap produk Anda.

  1. Kesediaan Menjadi Partner untuk Jangka Panjang

Agar Anda bisa terus melanjutkan kerja sama dengan influencer, maka jalinlah komunikasi dua arah yang baik. Seperti, Anda bisa menghubungi influencer tersebut secara berkala dan meminta bantuannya dalam mempromosikan produk Anda.

Untuk mencapai hal tersebut tentu tak mudah karena banyak pebisnis lain yang juga menggunakan jasa influencer tersebut. Bahkan, tak sedikit yang bisnisnya juga bergerak di bidang yang sama dengan bisnis Anda. Namun, tenang saja, selama produk yang Anda promosikan berkualitas maka influencer tersebut akan tetep setia, apalagi jika Anda memberikan fee yang menggiurkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *